Pemilik MNC Grup, Hary Tanoesoedibjo merasa tidak mengancam Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto. Menurut Harry, yang dilakukan dirinya itu hanya menyampaikan pandangan atau pendapat kepada Yulianto. AGEN BOLA
"Kalau dikatakan saya intervensi, tidak betul juga, saya tidak punya kapasitas intervensi. kalau saya pejabat, saya punya abuse of power ya itu bisa dikatakan intervensi. Saya siapa? Saya masyarakat biasa, begitu kita mempunyai pandangan tertentu ya saya sampaikan" kata Hary usai diperiksa di Badan Reserse Kriminal Polri, Senin (12/6/2017). AGEN ONLINE
Ucapan yang disampaikan itu, kata Hary sebagai ketegasan sikap lantaran dirinya keberatan jika kejaksaan terus mengaitkan dirinya dengan kasus korupsi restitusi pajak Mobike 8. Padahal dia, merasa tak terkait dengan kasus tersebut. BANDAR JUDI BOLA
"Kejaksaan juga pernah membuat press conference mengaitkan dengan saya. Ya saya harus bereaksi, nama saya rusak kalau tidak"kata Hary. BOLA ONLINE
Hary menyayangkan pemanggilan Bareskrim terhadap dirinya. Sebab, kasus ini akan berdampak pada citra dirinya. JUDI BOLA
Padahal disisi lain, dirinya tengah meniti karir politik. Adapun alasan dirinya masuk kedunia politik antara lain ingin memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semana-mena, yang transaksional yang suka abuse of power. JUDI ONLINE
Hal itu pula yang di sebut Hary disampaikannya kepada Yulianto melalui pesan singkat. SBOBET
Oleh karena itu , menurut Hary merupakan hal yang ironis jika dirinya terus dikaitkan dengan kasus yang bergulir. TARUHAN BOLA ONLINE
"Coba dilihat dengan baik kasus tersebut. Karena kasus tersebut bukan kasus. Saya menyampaikan kalau di pemberitaan di kairkan dengan saya, itu ironis. saya masuk kepolitik saya berkorban" kata ketua Umum Perindo itu. TARUHAN KASINO ONLINE

